Tuesday, July 31, 2018

Sosialiasi Produk Pangan "PakOpak"



Potensi pangan yang terdapat di desa Ketetang bersumber dari tanaman singkong. Singkong tersebut didapat dari dusun Koalas yang merupakan salah satu dusun yang terdapat di desa Ketetang sebagai penghasil singkong. Warga desa Ketetang mengolah singkong menjadi kerupuk opak yang berbahan dasar singkong yang dihaluskan kemudian ditambah dengan rempah-rempah. Proses pembuatan kerupuk opak cukup sederhana, pertama yaitu menghaluskan singkong kemudian ditambah dengan tepung terigu dengan perbandingan 3:1. Selanjutnya yaitu menambahkan rempah-rempah. Kemudian membentuk opak menjadi lingkaran selanjutnya melakukan pengukusan, setelah dikukus opak tersebut dijemur dibawah sinar matahari agar kering.

Kelompok KKN 39 memberikan inovasi rasa baru terhadap kerupuk opak yang terdapat di desa Ketetang. Variasi rasa baru yang ditawarkan oleh kelompok KKN 39 antara lain, balado, rumput laut, ayam panggang, dan pedas. Kerupuk opak yang dibuat oleh warga desa Ketetang hanya terdiri dua varian rasa yaitu original dan manis. Hal tersebut yang menjadikan kelompok KKN 39 memberikan inisiatif dengan menambahkan variasi rasa baru terhadap kerupuk opak tersebut serta membuat kemasan krupuk opak agar lebih menarik dari kemasan sebelumnya yang hanya dikemas dengan menggunakan plastik biasa.
 

No comments:

Post a Comment